Sumatera Selatan adalah salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di bagian selatan Pulau Sumatera yang kaya akan sumber daya alam, seperti minyak bumi, gas alam dan batu bara. Disamping itu, sektor pariwisata merupakan sektor unggulan di Provinsi Sumatera Selatan. Provinsi ini banyak memiliki tujuan wisata yang menarik untuk dikunjungi seperti Sungai Musi, Jembatan Ampera, Pulau Kemaro, Danau Ranau, Kota Pagaralam dan lain-lain. Secara administratif Provinsi Sumatera Selatan terdiri dari 10 (sepuluh) Pemerintah Kabupaten dan 4 (empat) Pemerintah Kota, beserta perangkat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Kabupaten Ogan Komering Ilir merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan yang kaya akan potensi alam untuk dikembangkan menjadi Objek Wisata. Objek wisata di Kabupaten Ogan Komering Ilir yaitu objek wisata alam, objek dan daya tarik wisata budaya dan objek dan daya tarik wisata minat khusus. Dalam pengembangannya, objek wisata di Kabupaten Ogan Komering Ilir mengalami kemajuan yang berarti seiring upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir.
Jenis wisata yang ada di suatu daerah, biasanya terkait dengan kondisi daerah tersebut. Kehadiran pariwisata yang baik di suatu daerah akan berpengaruh terhadap peningkatan kunjungan wisatawan baik asing maupun domestik. Kebudayaan yang dimiliki oleh suatu daerah juga mempengaruhi pengembangan pariwisata di suatu daerah. Semakin kaya kebudayaan yang dimiliki oleh suatu daerah, maka potensi pengembangan pariwisata di daerah tersebut akan semakin besar. Tergantung bagaimana pengelolaan dari pihak pemerintah daerah yang bersangkutan dan kerjasama masyarakat sekitar.
Danau Teluk Gelam adalah salah satu obyek wisata alam yang ada di Sumatera Selatan, yang berlokasi di Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Danau ini memiliki keindahan alam yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai objek dan daya tarik wisata alam dan menjadi salah satu andalan untuk menarik para wisatawan. Disamping sebagai sarana rekreasi, wisata alam seperti Danau Teluk Gelam juga dapat dijadikan sebagai sarana pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan.
Fasilitas obyek wisata Danau Teluk Gelam tergolong lengkap. Hotel Resort Berbintang 3 ( Tiga ) Parai Lake Resort & Spa Teluk Gelam mempunyai wahana permainan anak terlengkap di Sumatera Selatan seperti Giant Whell, Carrousel, Dragon Coaster, Outbound, kolam renang serta wahana water sport seperti sepeda air, jetski, perahu wisata , speed boat, cano dan lain-lain.
Wahana Permainan di Danau Teluk Gelam
Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk mengembangkan wisata Danau Teluk Gelam. Salah satunya yaitu pada tahun 2004, tepatnya akhir bulan Agustus-September, danau ini pernah dijadikan sebagai salah satu tempat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVI, khususnya cabang olahraga dayung dan ski air. Upaya lain yang dilakukan pemerintah yaitu pelaksanaan Jambore Nasional Gerakan Pramuka IX yang berlangsung 2-9 Juli 2011. Si Bawok adalah nama maskot yang dipakai dalam Jambore Nasional IX.
Maskot Jambore Nasional IX
Logo Jambore Nasional terdiri dari tiga elemen penting yaitu Tunas Kelapa, Jembatan Ampera, dan Elemen Air.
LOGO JAMNAS
Promosi pada hakikatnya merupakan pelaksanaan upaya pemasaran. Promosi pariwisata harus dilaksanakan secara selaras dan terpadu.
Jika dihubungkan dengan kepariwisataan maka yang menjadi sasaran promosi di obyek wisata Danau Teluk Gelam, yaitu dengan cara memaparkan keadaan daya tarik yang ada di Danau Teluk Gelam dan sarana dan prasarana yang telah tersedia disana, sehingga wisatawan mengetahui tentang keadan obyek wisata Danau Teluk Gelam yang mempunyai sifat spesifik dan mempunyai kelebihan dibandingkan dengan obyek wisata lainnya dan menimbulkan keinginan orang untuk berkunjung di obyek wisata tersebut. Promosi dapat dilakukan melalui publisitas positif maksimal dari pihak-pihak luar,internet dan lain-lain.
Komponen Pemerintah, komponen penyelenggara pariwisata, komponen masyarakat Penerima Pariwisata, dan komponen wisatawan yang merupakan empat kategori kepentingan yang berbeda-beda bisa saja berjalan bersama tanpa terjadi masalah, namun juga bisa bertabrakan satu sama lain yang bisa mengakibatkan munculnya berbagai masalah. Persoalannya adalah bagaimana caranya untuk dapat memadukan semua kepentingan tersebut. Jawabannya adalah adanya peran serta secara nyata dari setiap komponen terkait dalam mendukung kepentingan pariwisata. Artinya, sagala kegiatan dan tindakan yang sejalan dengan kepentingan pemerintah, penyelenggaraan pariwisata, dan menyangkut kepentingan masyarakat dpat terlaksana tanpa harus mengorbankan setiap komponen.
Dalam pembangunan dan pengembangan pariwisata harus melibatkan masyarakat setempat dan sekitarnya. Namun, terkadang masyarakat kurang mengetahui potensi wisata yang ada didaerahnya sehingga peran serta masyarakat harus ditumbuhkan dan digerakkan melalui usaha-usaha penerangan serta pengembangan komunikasi sosial yang sehat, yang dilakukan melalui dialog yang luas dan bersifat terbuka, terarah, jujur, bebas dan bertanggung jawab, baik antara pemerintah dan masyarakat maupun antar golongan-golongan masyarakat itu sendiri.
Apabila masyarakat menyadari akan potensi wisata yang ada di daerahnya maka masyarakat akan berusaha untuk mengembangakan obyek wisata yang ada di daerahnya dan tumbuh rasa ikut memiliki dan timbulnya kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat mengganggu atau merusak lingkungan alam. Pengembangan akan potensi wisata di daerah tersebut akan meningkatkan popularitas daerah dan mengenalkan potensi daerah tersebut pada pihak luar. Apabila para investor menilai daerah tersebut layak dan berpotensi, tentunya hal tersebut tidak akan diabaikan. Mereka akan menanam modal untuk pengelolaan tempat wisata yang jauh lebih menjanjikan. Manfaatnya pun dapat dirasakan masyarakat melalui terbukanya kesempatan kerja dan usaha jasa wisata yang akhirnya akan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat di daerah sekitar obyek wisata tersebut.

No comments:
Post a Comment